Berita Jurnalistik Informatif
Tangerang Kota, 26-09-2025, Watchnews.co.id. Dalam upaya memperkuat strategi mitigasi banjir, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengambil langkah progresif dengan membangun pos pantau debit air di luar wilayah administratifnya. Salah satu lokasi strategis yang ditargetkan adalah kawasan Batu Beulah, Bogor, yang menjadi hulu dari Sungai Cisadane.
Langkah ini bukan hanya bersifat reaktif terhadap bencana, melainkan menjadi bagian dari sistem mitigasi banjir berbasis teknologi yang proaktif dan terintegrasi. Dengan memanfaatkan SIPANTAU (Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai), pos pantau ini akan dilengkapi sensor otomatis dan kamera CCTV yang mampu menyajikan data real-time terkait ketinggian muka air.
LANGKAH INOVATIF YANG MENEMBUS BATAS WILAYAH
Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, pembangunan pos pantau di luar wilayah ini adalah bagian dari strategi antisipatif terhadap banjir kiriman yang kerap menghantam wilayah Tangerang.
“Kami memerlukan informasi sejak dini, terutama dari daerah hulu, untuk mengatur kesiapsiagaan di wilayah hilir. Pos pantau di Batu Beulah Bogor akan menjadi titik kunci dalam membaca kondisi Sungai Cisadane sebelum air memasuki Kota Tangerang,” jelas Taufik, Jumat (26/9/2025).
Pos pantau ini akan memberi peringatan dini kepada petugas PUPR, termasuk kemungkinan pengaktifan pompa air, pembukaan pintu air, hingga evakuasi warga di area rawan banjir. Tak hanya itu, CCTV yang terpasang akan aktif 24 jam dan dapat diakses oleh masyarakat, menciptakan sistem pemantauan partisipatif berbasis keterbukaan informasi.
EKSPANSI KE HULU LAIN: KALI SARUA DAN KALI ANGKE
Program ini tidak berhenti di satu lokasi. Pemkot Tangerang telah memetakan titik-titik strategis lain di wilayah hulu sungai yang mengalir ke Kota Tangerang, termasuk:
- Tajur Bogor, untuk memantau aliran hulu Kali Sarua
- Perumahan Mutiara, Tangerang Selatan, untuk memantau hulu Kali Angke
Setiap pos pantau akan dilengkapi teknologi serupa dengan kemampuan integrasi ke dalam dashboard SIPANTAU milik Pemkot.
TRANSPARANSI DATA DAN KESIAPSIAGAAN KOMUNAL
Salah satu keunggulan dari sistem ini adalah kemampuannya untuk diakses secara luas. Data ketinggian air dan gambar CCTV dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui platform yang disediakan pemerintah. Ini menjadikan warga sebagai bagian dari ekosistem mitigasi banjir, lebih sadar, lebih siap.
MENUJU MUSIM PENGHUJAN DENGAN SISTEM KUAT
Dinas PUPR menargetkan seluruh pos pantau ini selesai dalam waktu dekat, sebelum puncak musim penghujan yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun ini. Dengan penyelesaian infrastruktur digital ini, Kota Tangerang siap menghadapi tantangan banjir tahunan dengan sistem yang lebih terintegrasi dan presisi berbasis data.
Langkah inovatif ini menempatkan Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang serius dalam mengantisipasi bencana dengan pendekatan teknologi dan keterlibatan lintas wilayah.
Reporter: Tim Redaksi Watchnews.co.id
Pewarta & Editor: CHY/ HL







