AWAL AGUSTUS DIMULAI, TIGA RUAS JALAN STRATEGIS DI KOTA TANGERANG DIREKONSTRUKSI: PEMKOT MINTA MASYARAKAT BERSABAR DEMI JALAN YANG LEBIH AMAN

Bagikan

Jalan M. Toha, Prabu Kian Santang, hingga ruas Sangego–Gatot Subroto akan diperbaiki selama sekitar tiga bulan. Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk meminimalkan kemacetan.

Kota Tangerang, 05-08-2026, Watchnews.co.id

Bacaan Lainnya

Kabar baik bagi masyarakat Kota Tangerang. Setelah lama dinantikan, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pekerjaan rekonstruksi tiga ruas jalan strategis akan mulai dilaksanakan pada awal Agustus 2026.

Ketiga ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan tersebut meliputi Jalan M. Toha, Jalan Prabu Kian Santang, dan ruas Jalan Sangego–Gatot Subroto, yang selama ini dikenal memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi sekaligus mengalami kerusakan struktural yang cukup berat.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan seluruh tahapan administrasi proyek kini telah memasuki penyelesaian kontrak. Setelah itu, pemerintah akan menerapkan rekayasa lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” ujarnya.

KESELAMATAN PENGGUNA JALAN MENJADI PRIORITAS

Menurut Dinas PUPR, penanganan ketiga ruas jalan tersebut bukan sekadar tambal sulam biasa. Kerusakan yang terjadi sudah masuk kategori kerusakan struktural, sehingga membutuhkan rekonstruksi menyeluruh agar umur layanan jalan menjadi lebih panjang dan aman digunakan masyarakat.

Pemilihan lokasi proyek juga didasarkan pada hasil survei teknis, volume lalu lintas, serta tingkat risiko keselamatan pengguna jalan.

Artinya, prioritas pembangunan tidak hanya melihat banyaknya keluhan masyarakat, tetapi juga mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan sehingga anggaran daerah benar-benar diarahkan pada ruas jalan yang paling membutuhkan penanganan.

ANGGARAN Rp69 MILIAR UNTUK INFRASTUKTUR JALAN

Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan sekitar Rp69 miliar untuk program rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis.

Investasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar mobilitas masyarakat, mengurangi biaya operasional kendaraan akibat jalan rusak, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kota Tangerang.

Selain tiga ruas jalan utama tersebut, Jalan Berhias di Kecamatan Karawaci juga masuk dalam daftar penanganan tahun ini dan masih dalam tahap pengecekan teknis sebelum pelaksanaan pekerjaan.

REKAYASA LALU LINTAS AKAN DITERAPKAN

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diperkirakan akan menghadapi perubahan arus lalu lintas di sejumlah titik.

Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang bersama Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap guna mengurangi potensi kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan maupun pekerja proyek.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu sementara, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila diperlukan.

PERAN MASYARAKAT SANGAT PENTING

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pengawasan kondisi infrastruktur jalan.

Apabila menemukan jalan berlubang, kerusakan saluran, atau fasilitas umum yang membutuhkan penanganan, warga dapat melaporkannya melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA) di aplikasi Tangerang LIVE atau melalui WhatsApp 0811-1500-152.

Setiap laporan yang masuk akan terintegrasi dengan program Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (Perjaka Gesit) sehingga dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai tingkat kerusakan dan skala prioritas.

MEMBANGUN INFRASTRUKTUR, MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK

Pembangunan jalan bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan produktivitas masyarakat.

Karena itu, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan tepat waktu, tetapi juga dari kualitas hasil konstruksi, transparansi pelaksanaan proyek, efektivitas penggunaan anggaran daerah, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah pekerjaan selesai.

Dengan dimulainya rekonstruksi tiga ruas jalan strategis tersebut, diharapkan akses transportasi di Kota Tangerang menjadi semakin lancar, aman, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi serta kualitas pelayanan publik di masa mendatang.

Pos terkait